• Sabtu, 2 Juli 2022

254 Bhabinkamtibmas Diterjunkan untuk Penanganan PMK di Lombok Timur

- Selasa, 21 Juni 2022 | 22:06 WIB
Wakapolres Lombok Timur, Kompol Zaky Maghfur saat ditemui wartawan, Senin (20/06)./www.ntbpos.com/ (M. Hardi Putrawan)
Wakapolres Lombok Timur, Kompol Zaky Maghfur saat ditemui wartawan, Senin (20/06)./www.ntbpos.com/ (M. Hardi Putrawan)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan peliharaan berkaki empat, khususnya pada sapi di Kabupaten Lombok Timur membuat atensi pemerintah semakin ditingkatkan.

Selain dinas terkait, penanganan untuk menekan penyebaran PMK ini kini sudah mulai menjadi atensi pihak kepolisian juga.

Wakil Kepala Polisi Resor (Wakapolres) Lombok Timur, Kompol Zaky Maghfur mengatakan, sudah melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk menentukan langkah-langkah penanganan ke depan.

Baca Juga: Genjot Target Vaksinasi Anak, Pemkab dan Polres Lotim Rakoor Bersama Kasek

“Kami sudah menyanggupi untuk turun mengecek kandang-kandang hewan berkaki empat, terutama sapi, mudah-mudahan PMK tidak menyebar terlalu luas,“ katanya berharap saat ditemui wartawan di Mako Polres Lotim, Senin, 20 Juni 2022.

Dikatakannya, gerakan penanganan PMK itu sedang dilakukan dengan massif yakni dengan menerjunkan sebanyak 254 Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Lebih-lebih sebentar lagi akan memasuki lebaran Idul Adha, dimana permintaan daging sapi akan meningkat.

“Langkah-langkah yang sudah dilakukan adalah melakukan penyemprotan disinfektan, melakukan isolasi pada yang terjangkit dan memberikannya obat-obatan,“ terangnya.

Baca Juga: Diduga Karena PMK, Satu Ekor Sapi Milik Warga Lotim Mati Dengan Mulut Berbusa

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Pulihkan Gangguan Listrik Akibat Gempa Malang

Sabtu, 10 April 2021 | 19:19 WIB

Ketua Pembina SPRI : KPU Loteng Merenggut Kebebasan Pers

Selasa, 10 November 2020 | 09:30 WIB
X