• Sabtu, 2 Juli 2022

Perfeksionis : Antara Kelebihan Atau Kekurangan

- Jumat, 24 Juni 2022 | 09:57 WIB
Aulia Untari Intan Wulandari. S.Psi., M.Psi., Psikolog/www.ntbpos.com/ (Istimewa)
Aulia Untari Intan Wulandari. S.Psi., M.Psi., Psikolog/www.ntbpos.com/ (Istimewa)

Oleh : Aulia Untari Intan Wulandari. S.Psi., M.Psi., Psikolog.

“Aku itu orangnya perfeksionis, semuanya harus sesuai dengan keinginanku”.

Pernah dengar kan sepenggal kalimat kurang lebih seperti itu? Orang perfeksionis cenderung mau semuanya sempurna. Nggak boleh ada kesalahan sedikitpun.

Perfeksionisme merupakan suatu kepribadian yang ditandai dengan berusaha menuju kesempurnaan, menetapkan standar kinerja yang sangat tinggi, bersikap sangat kritis terhadap perilaku dan sering berfokus pada evaluasi eksternal yang memotivasi mereka untuk mencapai dan mempertahankan standar tinggi untuk mengurangi ketidakpuasan.

Perfeksionis mungkin disebabkan oleh khawatir akan penilaian oleh orang lain. Orang perfeksionis juga takut mendapat penolakan. Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi perfeksionis. Misalnya, bagaimana pengasuhan sewaktu kecil, memiliki orang tua dengan ekspektasi yang tidak realistis menjadi salah satu peluang penyebab anak kelak menjadi orang perfeksionis.

Beberapa tanda perfeksionis seperti :

Takut gagal

Sulit mendelegasikan tugas

Berulang kali cek pekerjaan/tugas

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pilpres 2024, Siapa Capres Dukunganmu ?

Minggu, 26 Juni 2022 | 01:23 WIB

Perfeksionis : Antara Kelebihan Atau Kekurangan

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:57 WIB

Komitmen Bernegara

Rabu, 20 April 2022 | 20:36 WIB

Memahami Arti Penalaran Abduktif

Senin, 18 April 2022 | 03:45 WIB

Pahlawan Nasional, Sekda NTB, Dan Kemarahan Sasak

Selasa, 8 Februari 2022 | 13:11 WIB

Kebon Kupi Sembalun

Jumat, 31 Desember 2021 | 18:57 WIB

Demokrat Menentang Sukiman

Minggu, 19 Desember 2021 | 22:43 WIB

KPPN Selong, Membangun Integritas Melalui WBBM

Rabu, 15 Desember 2021 | 10:18 WIB
X