• Senin, 4 Juli 2022

Akibat Erosi, Pemukiman Warga Pesisir Desa Gunung Malang Digenangi Air Laut Setiap Bulan

- Senin, 20 Juni 2022 | 17:41 WIB
Kondisi pemukiman warga di Dusun Lombok Baru, Desa Gunung Malang, Kabupaten Lombok Timur, ketika pasang air laut tinggi./ Foto : Unra/www.ntbpos.com (Unrara Angan)
Kondisi pemukiman warga di Dusun Lombok Baru, Desa Gunung Malang, Kabupaten Lombok Timur, ketika pasang air laut tinggi./ Foto : Unra/www.ntbpos.com (Unrara Angan)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Warga pesisir Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, merasa sangat was-was akibat terjadinya erosi. Pasalnya, air laut naik hingga menggenangi pemukiman.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan ntbpos.com dari warga setempat, genangan akibat air laut pasang ditempat itu biasanya terjadi di akhir tahun.

Namun sejak Lombok di guncang gempa pada 2018 lalu, pasang air laut yang menggenangi pemukiman warga terjadi setiap bulan.

Baca Juga: Air Rob Genangi Pemukiman, Warga Poton Bako Berharap Segera Dibuatkan Tanggul

“Sejak gempa itu, dua kali setiap bulan terjadi genangan ke pemukiman warga,“ kata Bambang, salah seorang tokoh masyarakat pesisir, Dusun Lombok Baru, saat di temui ntbpos.com.

Akibat itu, warga setempat mengungsi ke saudara dan tetangga rumahnya yang lebih tinggi. Sementara puluhan unggas peliharaan warga setempat mati.

Selain itu, sumber mata air satu-satunya tempat warga mengambil air bersih ikut terendam air laut, sehingga saat ini warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Baca Juga: Gadis 10 Tahun di Pringgabaya Meninggal Saat Mandi di Tambang Galian C

“Kejadiannya sekitaran jam sebelas malam, dan tinggi airnya sekitar satu meter naik ke pemukiman. Karena panik, unggas peliharaan kami tidak bisa diselamatkan. Mata airnya belum dibuat permanen, karena itu masuk dan dipenuhi air laut,“ tutur Bambang.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BNPB Kawal Penghijauan Mandalika

Jumat, 13 November 2020 | 16:26 WIB
X