• Sabtu, 2 Juli 2022

Melalui Program Echo Green, Bupati Sukiman Dorong Generasi Milenial Kembangkan Pertanian di Lombok Timur

- Kamis, 16 Juni 2022 | 23:41 WIB
Bupati Lombok Timur dan perwakilan BI NTB pada acara peresmian Pilot Project Penerapan Digital Farming di Kelompok Tani Orong Balak, Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Selasa, 23 November 2021. (Foto : Najamudin Annaji)
Bupati Lombok Timur dan perwakilan BI NTB pada acara peresmian Pilot Project Penerapan Digital Farming di Kelompok Tani Orong Balak, Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Selasa, 23 November 2021. (Foto : Najamudin Annaji)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Sektor pertanian menjadi salah satu sektor unggulan Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy dalam meningkatkan pendapatan dan tarap hidup masyarakat. Karena itu, Bupati Sukiman mengajak generasi milenial ikut ambil bagian sebagai petani sukses dimasa sekarang dan yang akan datang.

Program Echo Green telah membuka peluang bagi perempuan dan generasi muda petani di tiga kecamatan yang ada di kabupaten Lombok Timur seperti Sembalun, Sambelia, dan Suela.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan, Echo Green telah berhasil menumbuhkan perubahan positif baik bagi individu maupun kelompok yang ada di kecamatan tersebut.

Echo Green juga telah memfasilitasi dan mendampingi 25 desa untuk menyusun peraturan desa (Perdes) yang berkaitan dengan tata ruang desa inklusif dan tata guna lahan yang menjamin ekonomi, hak-hak perempuan dan petani muda.

Harapannya dengan Perdes yang sudah disusun itu, masing-masing desa dapat mengembangkan potensi sumber daya yang dimilikinya secara maksimal.

Sekretaris Daerah kabupaten Lombok Timur, HM. Juaini Taofik mengapresiasi pelaksanaan program Echo Green di Lombok Timur.

Program yang disokong Uni Eropa yang telah berjalan sejak tahun 2020 lalu itu bertujuan mempromosikan inisiatif ekonomi hijau oleh petani perempuan dan generasi muda di sektor pertanian berkelanjutan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan.

Sekda mengajak masyarakat millenial untuk bertani, sebab bertani, disebut Sekda mendidik jiwa menjadi produktif. Dijelaskan Sekda bahwa tanpa pertanian maka ketahanan pangan akan terganggu.

Ia berharap substansi Echo Green tersebut dapat membuat masyarakat ikut berpartisipasi.

Sekda juga menyebut tata ruang desa memiliki kaitan dengan pertanian. Ia berharap Lombok Timur dapat menjadi bagian dari pameran yang akan dilaksanakan Echo Green nantinya, juga sebagai bagian dari promosi pariwisata.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Capaian Investasi di Lombok Timur Masih Tinggi

Rabu, 28 April 2021 | 23:44 WIB

Kampung Wisata Bagi Warga Relokasi KEK Mandalika

Jumat, 30 Oktober 2020 | 22:50 WIB

JKK Dikerjakan, Huntara Disiapkan

Jumat, 30 Oktober 2020 | 06:10 WIB

Mengkawal UMKM NTB Melalui Sertifikat Halal

Jumat, 7 Agustus 2020 | 00:42 WIB
X