• Sabtu, 2 Juli 2022

Kopi ' Rasa Mantan ', dari Instrumen Pembelajaran Sampai Solusi Bagi Pengangguran

- Minggu, 19 Juni 2022 | 12:00 WIB
Pencetus brand Kopi 'Rasa Mantan',  Dr. Muhammad Ali,Dr. Muhammad Ali .  (Foto : M. Hardi Putrawan)
Pencetus brand Kopi 'Rasa Mantan', Dr. Muhammad Ali,Dr. Muhammad Ali . (Foto : M. Hardi Putrawan)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Bicara kopi, seakan tidak pernah ada habisnya. Kopi juga selalu menarik untuk diperbincangkan, sebab bukan sebatas meminumnya, lebih jauh, kopi juga kerap dijadikan sebagai sumber inspirasi, tak heran, beragam cara orang menikmatinya.

Karena peminatnya yang banyak, kopi juga bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan, sehingga belakangan banyak coffee shop bermunculan dengan brand yang berbeda-beda.

Kopi "rasa mantan" adalah salah satu brand kopi dari brand-brand kopi yang ada. Kopi "rasa mantan" dicetuskan oleh Dr. Muhammad Ali, seorang akademisi di Universitas Hamzanwadi, Pancor, Lombok Timur, yang juga mengajar Mata Kuliah Kewirausahaan di kampusnya.

Ide brand kopi "rasa mantan" dimulai dari kegemarannya menikmati kopi. Saat pandemi Covid-19 yang lalu, Dr Ali, sapaan akrabnya, kesulitan menemukan tempat menikmati sajian kopi yang enak. Sehingga dia berpikir untuk membuat racikan kopi sendiri di rumahnya.

Baca Juga: Cegah Longsor, Komunitas Sembahulun Bagikan 25 Ribu Bibit Kopi

Bersama rekan-rekannya yang lain, dia menamakan rumahnya sebagai balai Kopied yang merupakan akronim dari Kopi dan Edukasi. Rumah Dr. Ali yang kerap dijadikan tempat diskusi, dimanfaatkan juga untuk mendiskusikan rencananya untuk membuat brand kopi yang unik dan elegan, sehingga tercetuslah nama Kopi "rasa mantan" itu.

Dituturkan, "rasa mantan" diambil jadi brand karena mempunyai kesamaan dengan rasa kopi yang pahit. Sama halnya dengan mantan yang rasanya pahit bila dikenang, apalagi masih sayang.

"Jadi itu pilosofinya, kopi itu kan rasanya pahit ya, sama rasanya dengan mantan pahit juga," ucapnya kepada wartawan dengan sedikit tertawa yang ditemui seusai kegiatan Pojok Jurnalis, Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT) yang diadakan di rumahnya di Selong.

Baca Juga: Kualitas Kopi Perlu Diperbaiki, Disperindag Lobar Latih IKM Kopi Lombok

Tadinya, lanjutnya, kopi "rasa mantan" ini mau dijadikan sebagai usaha, namun mengingat membuat usaha kopi itu membutuhkan modal yang cukup besar dan waktu yang banyak, sehingga niat awalnya itu dia urungkan. Apalagi kegiatannya di kampus yang cukup padat, sehingga menurutnya akan kualahan jika akan meneruskan niat awalnya membikin usaha itu.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wabup Lombok Timur Minta Formabes Kembangkan Usaha

Jumat, 30 Oktober 2020 | 00:42 WIB
X