• Sabtu, 2 Juli 2022

Penyaluran Bantuan Bibit Sapi Melalui Inseminasi Buatan Tertunda Akibat Wabah PMK

- Jumat, 24 Juni 2022 | 14:44 WIB
Kepala Bidang Peternakan, Disnakkeswan Lombok Timur, drh. Zulfan . (Foto: Unrara Angan )
Kepala Bidang Peternakan, Disnakkeswan Lombok Timur, drh. Zulfan . (Foto: Unrara Angan )

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Kepala Bidang Peternakan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan), Lombok Timur, drh. Zulfan, mengatakan meluasnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan berkuku tiga, menyebabkan tertundanya program penyaluran bibit sapi (Straw) melalui Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik pada tahun 2022.

Dia menjelaskan, IB merupakan bagian dari program Sikomandan (Sapi Kerbau andalan negeri) dari Pemerintah. Bertujuan untuk meningkatkan populasi ternak dan perbaikan mutu genetik hewan ternak.

"Program ini memang di gratiskan untuk peternak khususnya di Lombok Timur," kata Zulfan kepada ntbpos.com, pada Senin, 13 Juni 2022.

Baca Juga: Banyak Terima Laporan Masyarakat, Wabup Lotim Sidak Dinas Peternakan

Dari program ini, kata Zulfan Disnakkeswan mendapatkan subsidi berupa straw dan sarana prasarana.

Dia menyebutkan, pada tahun 2021, Disnakkeswan diberikan target pelayanan IB sebesar 24.929 ekor. Terealisasi melebihi target, sebanyak 44.148 ekor.

Sedangkan tahun 2022, di berikan target sebanyak 28.149 ekor. Munculnya PMK pada bulan mei lalu, terealisasi hanya sampai bulan april sebanyak 20.980 ekor. Sisa target pelayanan. 7.169 ekor.

Baca Juga: Dinas Peternakan Lotim Tingkatkan Kompetensi Tenaga Insiminator

"Sisa target ini akan kita selesaikan nanti setelah adanya kebijakan dari pusat,"imbuhnya.

Ia menambahkan, Lotim dinilai terbaik dalam melakukan pelayanan IB. Oleh karena itu pada tahun 2022 jumlah target ditambah. Meskipun demikian, masih ada peternak belum terlayanai.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X