• Sabtu, 2 Juli 2022

Tolak Lokasi Relokasi, Sejumlah Warga Telong-elong Datangi Kantor Desa Jerowaru

- Rabu, 8 Juni 2022 | 18:11 WIB
IMG_20220608_180343
IMG_20220608_180343

-
Sejumlah rumah warga di Telong-elong yang akan direlokasi untuk penataan kampung Lobster./ Foto : Suandi Ys/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Sejumlah warga Dusun Telong-elong, Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru yang akan direlokasi untuk penataan kampung Lobster mendatangi Kantor Desa setempat, Senin, 6 Juni 2022.

Kedatangan warga tersebut guna mempertanyakan lahan relokasi 15 rumah yang menurut informasi yang diterima warga, sudah ditetapkan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lombok Timur, tanpa sepengetahuan warga.

Pasalnya, dari sosialisasi awal yang dilakukan oleh Pemerintah Desa, warga diminta mencari sendiri lahan relokasi yang diinginkan, namun saat ini keinginan warga tersebut belum diakomodir karena ada lahan baru yang sudah ditetapkan dari Kabupaten.

“Kita semua menolak jika harus dipindahkan ke lahan baru karena terlalu jauh dan masyarakat juga tidak pernah dikasi tahu sebelumnya,“ ujar Hariandi, salah satu warga yang akan direlokasi.

Dirinya bersama warga lain menolak lahan yang sudah disiapkan Pemda karena alasan jarak. Selain berjarak secara geografis, juga akan terpisah secara sosial kemasyarakatan.

“Saat pertemuan, Pemdes siap memfasilitasi penolakan kita ini ke pihak kabupaten, namun kami juga minta supaya tim dari Kabupaten turun langsung menemui masyarakat supaya kami merasa dihargai,“ ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jerowaru, Muhammad Nashruddin membenarkan penolakan warga tersebut karena alasan terlalu jauh dari pemukiman dan tidak ada tempat tambatan perahu untuk menopang mata pencahariannya.

Meski demikian, dirinya mengaku sudah menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah Kabupaten karena lahan baru yang ditolak tersebut merupakan hasil penunjukan dari tim Kabupaten, diantaranya Dinas Perkim dan bagian Tata Pemerintahan.

Dirinya juga mengatakan, terkait pemindahan lahan relokasi sebelumnya ke lokasi baru, belum diputuskan dan akan dilakukan sosialisasi ulang. Selain itu, akan dijadwalkan ulang untuk mendengar aspirasi masyarakat.

“Mereka sudah menyampaikan aspirasi dan sudah saya koordinasikan dengan para pihak di atas dan sudah saya tindaklanjuti aspirasi ke para penentu kebijakan,“ katanya. np

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X