• Sabtu, 2 Juli 2022

Partai Golkar, PDIP dan Gerindra NTB Diprediksi Tetap Mesra Hingga Pilkada 2024

- Minggu, 22 Mei 2022 | 15:30 WIB
pdip-golkar-gerindra-02
pdip-golkar-gerindra-02

-
Partai Golkar, PDIP dan Gerindra . / Foto : Istimewa

MATARAM, NTBPOS.com - Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menilai kemesraan Politik antara Partai Gerindra NTB, PDIP NTB dan Partai Golkar NTB diprediksi akan tetap berlanjut hingga Pilkada serentak di NTB 2024.

Saat ini publik di NTB sudah melihat kemesraan hubungan politik ketiga Parpol yang sudah satu kimestri, saling memahami maksud untuk menyongsong koalisi strategis dalam gelaran Pilkada 2024.

Ibarat Three Musketeers, PDIP NTB , Golkar NTB  dan Gerindra NTB sudah membuktikan power politiknya dalam merespon dinamika politik yang ada di NTB.

Misalnya dalam perubahan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) di DPRD NTB, ketiga Parpol tersebut plus Parpol lain di luar parpol koalisi penguasa daerah, berhasil  merubah struktur susunan kepemimpinan AKD tanpa perlawanan yg berarti dari Parpol koalisi Penguasa.

Akibatnya secara Politik , Mi6 memprediksi  akibat insiden politik ini akan merepotkan Pemerintahan Zul Rohmi ketika harus berurusan untuk mendapatkan legitimasi politisi oposisi udayana yang menguasai  secara sistematis unsur-unsur pimpinan AKD tersebut.

“Dalam konteks Politik lebih luas, diakui atau tidak, usai pertemuan tiga pucuk pimpinan Parpol yakni Mohan Roliskana dan H. Bambang Kristiono di kediaman H. Rachmat Hidayat merupakan sinyal yang kuat sekaligus test the water tiga parpol itu untuk berjalan seiring dan searah untuk makin menguatkan politik kemanusiaan,“ kata Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, kepada Media, Sabtu, 21 Mei 2022.

Menurut pria yang akrab disapa Didu ini menambahkan apabila kemesraan ketiga Parpol ini tetap berlanjut hingga Pilkada serentak 2024, maka dipastikan akan ada sharing power politik dalam kontestasi Pilkada serentak di NTB, November 2024 mendatang.

“Dukungan PDIP NTB untuk Rannya Agustyra Kristiono sebagai Calon DPD RI yang juga Puteri tercinta Petinggi Gerindra yakni H. Bambang Kristiono harus dimaknai sebagai upaya untuk saling membesarkan dan saling memanusiakan secara politik,“ ujar Didu.

Lebih jauh Didu mengulas langkah awal PDIP NTB yang mengusung Rannya Agustyra Kristiono sebagai sinyal awal membangun pondasi awal menuju sharing power politik dalam arti yang sesungguhnya.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X