• Sabtu, 2 Juli 2022

Sinergi Pemda Lotim dan TNI Membangun Daerah Melalui Kegiatan TMMD

- Rabu, 11 Mei 2022 | 21:23 WIB

Bupati Lotim (kiri), Danrem 162 Wirabhakti (tengah) dan Dandim 1615/Lotim, pada acara pembukaan TMMD./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen mengupayakan terwujudnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Berbagai tantangan dan dinamika seperti populasi, luas wilayah, hingga keterbatasan anggaran harus dijawab dengan memaksimalkan potensi, membangun dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki, termasuk di kawasan selatan seperti Ekas Buana.

Desa Ekas Buana merupakan salah satu desa yang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dan sedang menunjukkan kehendak untuk semakin maju.

Di kawasan tersebut, seperti disampaikan Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy, Pemerintah pusat telah menyiapkan dana tak kurang dari Rp. 750 milyar. Hal itu diutarakan pada acara Pembukaan TMMD ke-113 yang berlangsung di Pendopo Bupati, Rabu, 11 Mei 2022.

Dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan budidaya lobster, kerapu dan komoditas laut lain yang sesuai dan potensial. Selain sebagai kawasan budidaya, wilayah ini diproyeksikan pula sebagai kawasan wisata bahari.

Mendukung langkah tersebut, Pemda Lombok Timur melakukan penataan kawasan, salah satunya dengan memindahkan masyarakat yang sebelumnya mendirikan bangunan rumah di sempadan pantai di kawasan Ekas Buana. Langkah ini juga untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang kerap dilanda banjir.

Memaksimalkan potensi di tengah keterbatasan, selain menarik dana pusat ke daerah, Pemda juga terus menjalin kolaborasi dan sinergisitas dengan berbagai elemen, termasuk TNI-Polri.

Mengatasi sebagian persoalan di wilayah selatan, khususnya Ekas Buana, Pemda bersinergi dengan Kodim 1615/ Lombok Timur melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113.

Bupati Sukiman menjelaskan bahwa Pemda mengalokasikan Rp.1,6 milyar guna membangun 30 unit rumah layak huni untuk relokasi nelayan. Masing-masing unit dengan tipe-21 tersebut nantinya akan berdiri di lahan seluas 200 meter persegi.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X