• Sabtu, 2 Juli 2022

Water Meter Pelanggan PDAM Ditemukan Ilegal, Diduga Ulah Karyawan Lama

- Rabu, 11 Mei 2022 | 14:58 WIB
IMG_20220511_144257
IMG_20220511_144257

-
Mudahan, Direksi Pelaksana Tugas (Plt) PDAM Lotim./ Foto : Unra/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Water meter milik pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur dibeberapa ditemukan tidak terdaftar (ilegal) pada sensus sejak 2021 yang lalu.

Permasalahan tersebut diketahui setelah dilakukannya sensus ulang jumlah data pelanggan PDAM aktif per Desa di Lotim, sejak 1 November 2021 yang lalu. Hal itu dikatakan Direksi Pelaksana Tugas (Plt) PDAM Lotim, Mudahan, kepada ntbpos.com, Rabu, 11 Mei 2022.

Sebanyak lima desa belum tuntas di sensus. Selanjutnya ia mengungkap, pada giat sensus itu ditemukan water meter Ilegal.

“Kita temukan water meter ilegal. Yang pasang dulu karyawan lama,“ jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, ditemukan juga watermeter tertimbun oleh tanah sehingga tidak terbaca oleh petugas. Sehingga petugas selama ini menghitung jumlah pemakaian mengada-ada.

Dengan demikian, dirinya mengambil sikap, memberikan penindakan berupa skorsing atau dirumahkan kepada sejumlah karyawan yang berbuat ulah itu. Sementara sejumlah pelanggan ilegal itu diberikan kesempatan untuk menjadi konsumen PDAM.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Lotim, H. Daeng Paelori mengatakan, oknum tersebut melakukan korupsi telah memanipulasi data.

“Mestinya mereka itu di pidana tidak dirumahkan,“ terangnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan, permasalah di PDAM terletak pada manajemen yang kurang bagus. Selain itu tempat berkumpulnya tim sukses yang tidak tahu diri.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X