• Sabtu, 2 Juli 2022

Maualanasyaikh Zainuddin Atsani Tekankan Pentingnya Sami'na Wa Atho'na

- Minggu, 8 Mei 2022 | 21:31 WIB
IMG_20220508_212520
IMG_20220508_212520

-
TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW)./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) menggelar Silaturrahmi Pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikh Zainudin NW Anjani, Minggu, 8 Mei 2022.

Acara tersebut menjadi tradisi Almaghfurlah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid semasa hayatnya, sebagai ajang saling memaafkan antar abituren (alumni) santri, pengurus dan warga NW yang dilaksanakan setelah satu minggu Idul Fitri setiap tahunnya.

Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, dalam pengajiannya, menjelaskan di bulan Syawal, bulan dikenal juga dengan bulan pemaaf.

“ Saya memulai pidato dengan tradisi Ninikda almagfurulah Maulana Syaikh dengan muridnya, yakni mengucap Minal Aidin wal Faizin wal Makbulin ,“ ucap Maulanasyaikh Atsani memulai pidatonya di hadapan ribuan jamaah yang hadir.

Pada acara tersebut, ia mengajak para jamaah untuk selalu mengikuti apa yang putuskan oleh pemimpin. Terutama sekali berkaitan dengan kemajuan dan pengembangan NW.

“Apapun kata pimpinan itu wajib harus dijalankan oleh para jamaah yang ada. Contohnya dalam bidang politik, apapun yang menjadi pandangan politik NW kedepannya itu bukan dari kemauan keluarga tetapi murni dari keputusan terbaik para pengurus untuk NW,“ sambungnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan almagfurulah Maulana Syaikh TGKH Zainudin Abdul Majid mendirikan organisasi dengan pemikiran Sami'na Wa Atho'na, dimana yang berarti kami mendengar dan kami taat.

Oleh karenanya, ia mengajak seluruh jamaah jangan pernah merusak selogan turunan dari Maulana Syaikh itu dengan berpikir jelek terkait tentang pandangan politik yang dijalani NW sendiri karena memang para pengurus NW sudah lama menjadi satu diantara kader parpol yang ada.

Ia pun menekankan agar menjadi pribadi yang jangan pernah bermuka dua atau lebih tepatnya manis di depan tapi pahit dibelakang. Sebagai warga NW, harus selalu memandang baik apa yang dijalankan organisasi, karena itu bagian yang sudah menjadi keputusan bersama para pengurus.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X