• Sabtu, 2 Juli 2022

Mi6 : LIPI Perlu Menggandeng Kalangan Supranatural Pecahkan Kejadian Non Sains yang Misterius

- Sabtu, 7 Mei 2022 | 20:46 WIB
didu-mei
didu-mei

-
Bambang Mei Finarwanto, Direktur Mi6. / Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

MATARAM, NTBPOS.com - Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 menilai, sebagai upaya mengenalkan keaneka-ragaman kekuatan dan keunikan ilmu non sains yang merupakan ciri khas kearifan lokal NTB ,  perlu dipikirkan adanya festival rutin yang berkaitan dengan Eksebisi ilmu Supranatural dan pameran benda bertuah made in NTB.

NTB berdiri dari beragam suku yakni suku Sasak, Samawa, Mbojo, Bali dan lainnya sudah menjadi rahasia umum karena dipandang memiliki kekuatan ilmu supranatural yang mumpuni yang merupakan salah ciri khas kearifan lokal dari berbagai suku tradisional tersebut.

Dikalangan masyarakat umum, keberadaan orang sakti dan bertuah di NTB kerap dijadikan rujukan untuk beragam keperluan, mulai dari penyembuhan penyakit, penglaris/ rejeki, hingga urusan percintaan/jodoh.

“Sehingga tak heran NTB kini menjadi salah satu destinasi idola untuk mencari Figur-figur yang memiliki kekuatan supranatural mumpuni, serta benda-benda kuno dan bertuah seperti Mirah delima, Kayu Sulaiman Rinjani, Mustika Rinjani, Senggeger (pelet, red), dll,“ kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, melalui Siaran Persnya, Sabtu, 7 Mei 2022 .

Menurut lelaki yang akrab disapa Didu itu, melalui expo atau job fair yang mengenalkan aneka-ragam cabang ilmu supranatural dan keunikan benda bertuah tersebut  diharapkan adanya "pengakuan" dan "legitimasi" yang lebih meluas terhadap praktek supranatural untuk kepentingan kemanusiaan yang adil dan beradab.

“Dari sisi entertainment, masyarakat awam  dapat pengetahuan yang holistik  menyangkut mekanisme / cara kerja secara sistematis ilmu-ilmu non sains tersebut, termasuk kegunaan dan khasiat benda kuno bertuah khas NTB,“ ujar Didu.

Lebih jauh Didu menambahkan dengan adanya Festival Supranatural dan Benda Bertuah secara berkala dan tertata apik dari sisi promosi maupun entertainnya, akan semakin menarik minat warga untuk datang mengunjungi ajang festival itu.

Selain dari referensi pengetahuan, masyarakat juga bisa melakukan dialog interaktif secara langsung dengan para belian (dukun), sandro maupun kalangan supranatural terkait ilmu yang dimiliki sekaligus cara mempelajarinya.

“Apalagi konten yang bernuansa klenik masih sangat digemari oleh masyarakat Indonesia karena ada sesuatu yang dipandang tidak masuk logika. Disitulah daya tarik sesungguhnya, dimana sesuatu yang tidak masuk akal menjadi hal yang wajar dan lumrah jika dijelaskan metodologi cara kerja ilmu supranatural secara  benar,“ ungkapnya.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X