• Sabtu, 2 Juli 2022

Dirut RSUD Selong Klarifikasi Dugaan Pasien Stroke Yang Dipaksa Pulang

- Sabtu, 23 April 2022 | 23:17 WIB
IMG_20220423_230947
IMG_20220423_230947

-
Kondisi Pasien Asal Desa Perian Yang Diduga Dipaksa Pulang Pihak RSUD Selong Beberapa Hari Lalu./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Pasien yang dipulangkan pihak RSUD R Soedjono Selong dalam kondisi masih sakit beberapa hari yang lalu, viral di Medsos dan mencuat di pemberitaan.

Pasalnya, pasien yang diketahui bernama Mahli (75) warga Perian Utara, Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, mendapat perawatan selama empat hari, namun diduga pasien belum ada perubahan, dipaksa pulang pihak rumah sakit.

Menanggapi pemberitaan itu, Direktur RSUD R Soedjono Selong, dr. Muhammad Tantowi Jauhari memberikan klarifikasi. Dalam keterangan persnya, Tantowi menyebut bahwa pasien bernama Mahli didiagnosa mengalami stroke hemoragik.

Dijelaskannya, stroke hemoragik merupakan kondisi darurat ketika pembuluh darah yang pecah menyebabkan pendarahan di dalam otak. Penyebab utama yakni tekanan darah tinggi.

“Setelah dilakukan perawatan intensif sampai kondisi pasien stabil, baru diperbolehkan pulang. Perawatan dan dukungan keluarga dapat dilanjutkan di rumah,“ kata Tantowi, Sabtu, 28 April 2022.

Jika dirawat lebih lama di Rumah Sakit, lanjutnya, dikhawatirkan pasien akan mengalami infeksi oportunistik (infeksi akibat virus, jamur dan bakteri) akibat penularan dari pasien lain.

Selanjutnya, ia menjelaskan, awalnya pasien datang enam hari yang lalu dengan keadaan penurunan kesadaran. Kemudian, Pasien dirawat inap selama lima hari.

Setelah itu, pasien diberikan pelayan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) rumah sakit. Mulai dari pengobatan dan perawatan oleh dokter spesialis saraf serta perawat terlatih di ruangan saraf RSUD.

"Alhamdulillah, kondisi kesadaran pasien membaik dan dapat merespon dengan cukup baik juga, sehingga dokter Spesialis saraf mengizinkan pasien untuk pulang. Namun disarankan melakukan kontrol ke Rumah sakit secara berkala,“ terang Tantowi.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X