• Senin, 4 Juli 2022

Terima Hasil Audit, Kejari Lotim Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Fiktif BPR

- Kamis, 13 Januari 2022 | 15:31 WIB
kasi intel
kasi intel

-
Lalu Mohamad Rasyidi, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lombok Timur./ Foto : Istimewa/ www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur akan segera menetapkan tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi pengajuan dan pemberian kredit oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang diajukan bendahara UPT Dikbud Kecamatan Pringgasela tahun 2020/2021.

“Tim penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi dan tersangka untuk diperiksa,“ kata Kepala Seksi Intelijen, Lalu Mohamad Rasyidi, melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 13 Januari 2022.

Sekitar pukul 10.00 Wita, Kejari Lombok Timur telah menerima laporan hasil audit/pemeriksaan khusus atas penghitungan kerugian negara atas dugaan tindak pidana korupsi pengajuan dan pemberian kredit di PD BPR NTB Cabang Aikmel, tahun 2020/2021.

“Kerugian negara yang diterima berdasarkan hasil audit Inspektorat sebesar Rp. 1.005.835.500,- (satu milyar lima puluh juta delapan ratus tiga puluh lima ribu delapan ratus rupiah),“ jelasnya.

Sebelumnya, mantan bendahara UPTD Dikbud Pringgasela, Saefuddin yang diduga melakukan manipulasi data guru untuk melakukan kredit fiktif di Bank BPR NTB Cabang Aikmel dan Koperasi Karya Darma Selong, mengakui dan mengungkapkan terkait awal mula kejadian.

Pada awalnya, dirinya mengaku melakukan peminjaman saat menjabat bendahara dua membantu Hj. Rohan, seperti yang diungkapkan kepada ntbpos.com pada Minggu, 16 Mei 2021 lalu. np

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X