• Senin, 4 Juli 2022

Sidang Paripurna, DPRD Lotim Sampaikan Hasil Reses Tahap II

- Jumat, 26 Februari 2021 | 13:45 WIB
Daeng P
Daeng P

-
H. Daeng Paelori, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur.[]np/Suandi Yusuf

LOMBOK TIMUR - Setelah melaksanakan Reses sejak tanggal 15 hingga 20 Februari 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur menggelar sidang paripurna penyampaian laporan Reses tahap II yang merupakan hasil penyerapan aspirasi anggota DPRD pada lima Daerah Pemilihan (Dapil) di Lombok Timur, Kamis, 25 Februari 2021.

Pelaksanaan Reses yang diatur dalam Peraturan Tata Tertib DPRD Kabupaten Lombok Timur Nomor 2 Tahun 2019, dimana setiap anggota dewan dalam waktu paling lama enam hari melakukan kunjungan pada Dapil masing-masing guna menyerap aspirasi masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus dalam rangka pengawasan dan mengadakan dialog secara langsung dengan masyarakat terkait pelaksanaan pembangunan, jalannya roda pemerintahan  dan pembinaan kemasyarakatan.

Dalam laporannya, H. Daeng Paelori, menyampaikan kesimpulan hasil Reses II DPRD Kabupaten Lombok Timur yang sudah dilakukan selama satu pekan.

“Kesimpulannya adalah, masyarakat menginginkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta irigasi sebagai penunjang kegiatan perekonomian warga, bantuan sosial untuk tempat peribadatan, penerangan jalan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan olahraga,“ katanya

Selain itu, Daeng menyampaikan bahwa, masyarakat juga membutuhkan bantuan permodalan dan peralatan untuk sektor usaha kecil menengah, seni budaya dan pariwisata, serta penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai.

“Banyak hal yang diperoleh DPRD selama Reses, seperti penataan lingkungan, perbaikan drainase, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan penyediaan air bersih serta penanganan sampah yang masih menjadi persoalan, masyarakat membutuhkan sarana pengelolaan sampah seperti kendaraan pengangkut, tempat sampah dan tambahan lahan untuk tempat pembuangan akhir,“ ungkapnya.

Pada sektor lainnya, penambahan ruang belajar, bantuan rehab pondok pesantren dan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, sangat dibutuhkan.

Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui hasil Reses tersebut menurutnya, membutuhkan perhatian yang serius dari Pemerintah Lombok Timur agar dalam penyusunan APBD mendatang dapat benar-benar menyentuh apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga program  dan  kegiatan tersebut dapat berjalan efisien dan efektif dalam rangka mewujudkan masyarakat Lombok Timur yang sejahtera.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemerintah Didesak Melegalkan Ganja Medis

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:38 WIB
X